Tips sederhana untuk Codeigniter

Halo, lama tidak menulis, dan masih punya hutang Codeigniter untuk pemula, saya aing ingin menulis beberapa tips sederhana saat menggunakan CI.

Karena baru teringat dua ide, kali ini baru dua tips yang akan ditulis, yaitu: (1) menghilangkan index.php dalam URL, (2) manajemen folder core CI a la aing.

Aplikasi diujicobakan pada server lokal dan diberi nama coba (http://localhost/coba), menggunakan Codeigniter versi 2.0.0. Mari kita mulai.

Pertama, tips menghilangkan index.php pada URI. Saat pertama kali menggunakan CI, jika ingin mengakses fungsi fungsi1 dalam controller halo maka kita akan mengetikkan http://localhost/coba/index.php/halo/fungsi1. Dengan tips ini kita cukup mengetikkan http://localhost/coba/halo/fungsi1. Tips ini sebenarnya sudah ada di tulisan ini.

  1. Buat berkas .htaccess di folder coba.
  2. <IfModule mod_rewrite.c>
     RewriteEngine On
     RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
     RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
     RewriteRule ^(.*)$ /coba/index.php/$1 [L]
    </IfModule>
    <IfModule !mod_rewrite.c>
     ErrorDocument 404 /coba/index.php
    </IfModule>
    
  3. Ubah berkas config.php di folder coba/system/application/config.
  4. //baris berisi $config['index_page'] = 'index.php'; ubah menjadi
    $config['index_page'] = '';
  5. Coba buka http://localhost/coba/halo/fungsi1, semoga tidak ada masalah.

Kedua, manajemen folder core CI. Codeigniter memisahkan antara core framework dengan alikasi/situs kita, karena itu mudah bagi kita jika ingin menggunakan core CI terbaru tanpa merubah aplikasi/situs kita. Umumnya saat pertama kali mengekstraksi berkas CI kita akan mendapatkan tiga folder yaitu application, system, dan user_guide. Jika aplikasi kita ada dalam folder coba, bila menggunakan xampp pada Windows ada di htdocs/coba, maka dalam folder coba tersebut terdapat tiga folder application, system, dan user_guide.

Jika kita memiliki banyak aplikasi yang menggunakan core CI yang sama, tidak ada salahnya kita cukup menggunakan satu core CI. Misalnya kita punya 3 aplikasi yaitu coba, coba1, coba2, dalam tiap folder tersebut cukup tersedia satu folder saja yaitu folder application, tidak perlu menyertakan folder system (dan user_guide). Jadi dalam folder htdocs terdapat empat folder yaitu coba, coba1, coba2, dan system.

Ilustrasi folder, modus umum.

  • htdocs
    • coba
      • application
      • system
      • user_guide
    • coba1
      • application
      • system
      • user_guide
    • coba2
      • application
      • system
      • user_guide

Ilustrasi folder, setelah dipisahkan core CI.

  • htdocs
    • coba
      • application
    • coba1
      • application
    • coba2
      • application
  • system

Untuk menggunakan modus tersebut cukup merubah berkas index.php pada folder coba.

//baris berisi $system_path = "system"; ubah menjadi
$system_path = "../system";

Silahkan dicoba apakah aplikasi coba dapat digunakan.

Folder system dapat diubah namanya agar memudahkan kita untuk mengidentifikasi versi CI, misalnya diubah menjadi system_ci_2 (karena menggunakan CI 2.0.0), jangan lupa mengubah berkas index.php agar nama system sesuai dengan yang baru saja kita ubah.

Sepertinya cukup untuk tips CI, semoga bermanfaat.

    • asep
    • Maret 8th, 2011

    mohon bantuannya….

    Saya cb CI di localhost tapi kenapa index.php tetap harus muncul???
    kl tidak dimunculkan misalny saya memanggil localhost/codeigniter/pemula maka yg klr adalah halaman blank.. The page cannot be found…

    pd hal saya sudah mengikuti semua yg ditulis….

    Mohon bantuannya….

      • aing
      • Maret 16th, 2011

      Sudah diselesaikan secara adat, ternyata lingkungan pemrogramannya berbeda, kang asep pakai IIS untuk servernya, saya menggunakan apache😀

  1. asep :
    mohon bantuannya….
    Saya cb CI di localhost tapi kenapa index.php tetap harus muncul???
    kl tidak dimunculkan misalny saya memanggil localhost/codeigniter/pemula maka yg klr adalah halaman blank.. The page cannot be found…
    pd hal saya sudah mengikuti semua yg ditulis….
    Mohon bantuannya….

    sama, saya juga udah nyoba tapi tetep aja ga bisa

      • aing
      • Maret 16th, 2011

      entah kenapa, source code berkas .htaccess yang ditampilkan ternyata kurang lengkap, saat komentar ini dibuat source code telah ditampilkan sesuai yang seharusnya, sila mencoba kembali.

      pastikan modul rewrite url di apache telah diaktifkan, salam.

    • fanjava18
    • April 26th, 2012

    Kang, saya mah bingun gimana manajemen folder untuk aplikasi yang dibuat. Ada masukan kang?
    Biar setiap modul di aplikasi rapi gimana ya?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: