Jadwal Shalat selama Ramadhan 1431 H

Berikut pranala untuk jadwal shalat selama Ramadhan 1431 H, berlaku untuk Jayapura dan sekitarnya. Sumber dari Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama RI.

Unduh

Mama Lauren

Pagi ini, Selasa 18 Mei 2010, di beranda mukabuku topik yang hangat dibicarakan adalah Mama Lauren. Mama Lauren meninggal kemarin, Senin, 17 Mei 2010.

Bukan meninggalnya yang ingin saya aing bahasakan sekarang, namun mengenai “profesi” beliau sebagai tukang teropong masa depan.

Sepertinya tak lengkap bila membicarakan mengenai tukang teropong masa depan tanpa membahas Nostradamus. Semasa SMA aing pernah dibawakan VCD mengenai Nostradamus. Terlepas dari kebenaran cerita dalam film tersebut, aing mendapatkan perspektif baru mengenai tukang teropong masa depan. Diceritakan bahwa (mungkin kenyataan tersebut bercampur antara yang aing tonton dengan yang aing baca mengenai Nostradamus) sebenarnya bukan kemauan Nostradamus sendiri sehingga ia mendapatkan “penglihatan” mengenai masa depan. Nostradamus sendiri kadang terganggu dengan kilasan-kilasan masa depan yang kerap menghampirinya.

Kembali ke Mama Lauren. Berbekal perspektif di atas, sangat dimungkinkan jika Mama Lauren hanyalah sekadar manusia yang diberi mandat oleh Tuhan untuk mendapatkan “penglihatan” mengenai masa yang akan datang, tanpa ia sendiri menginginkannya. Toh memang sesuka Tuhan mau memberikan apa pada makhlukNya.

Hanya saja hal tersebut tidak serta merta membenarkan “profesi” Mama Lauren, setidaknya menurutku aing. “Penglihatan” tentang masa depan tidak perlu diumbar, apalagi sampai dibuat REG<spasi>nya karena toh tidak ada jaminan bahwa penglihatan yang diberikan pada Mama adalah benar-benar apa yang akan terjadi di masa datang.

Memang (kadang) menyenangkan jika bisa mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, namun “pengetahuan” itu acapkali hanya menimbulkan keresahan. Biarlah masa depan hadir sebagaimana mestinya, kita hadapi saja apapun yang ada di depan kita, meski tidak seorangpun yang mengatakan itu akan (selalu) mudah.

Tapi ngomong-ngomong aing belum punya saran untuk orang-orang seperti Mama, apa yang harus diperbuat dengan “pengetahuan” tersebut. Ada ide?

TesĀ Koneksi

Tulisan ini dibuat untuk memeriksa apakah koneksi antara wordpress dan mukabuku masih berjalan sebagaimana mestinya.

Aplikasi POS dengan PHP

Saya aing mendapat proyek kecil-kecilan untuk membuat aplikasi POS untuk sebuah toko bangunan. Sempat terpikir untuk membuat menggunakan Java karena belum tahu kalau ternyata di PHP juga bisa cetak langsung ke printer. Namun berhubung masih gagap dengan Java akhirnya memutuskan untuk menggunakan PHP saja (meski tidak kurang gagapnya).

Aplikasi ini dihubungkan dengan printer EPSON TM88IV untuk struk belanjanya.

sila diunduh di sini untuk source codenya.

Lencana Facebook

Awalnya saya aing berkunjung blogwalking ke tempat ipin. Wah, dia bisa munculin alamat profil (belakangan aing tahu itu namanya lencana) mukabukunya di blog. Kayaknya menarik. Setelah googling, dapat petunjuk di sini. Langsung deh ke TKP (kaskus mode_on).

Tapi yang aing mau, lencana mukabuku aing hanya memperlihatkan foto, juga status, tidak perlu akun email dan nama di mukabuku (anonim always). Sedikit berimprovisasi, aing membuat lencana baru di facebook, jadi lencana pertama yang lengkap (foto, nama, akun email dan status) dan lencana kedua yang hanya menampilkan foto dan status.

Setelah jadi dua, aing hapus lencana pertama, setelah itu baru di salin teks lencana dari mukabuku itu ke widget blog (seperti petunjuk).

Hasilnya, seperti yang ada di blog ini.

Postingan Pertama Menggunakan Handheld

Halo Dunia, ini adalah postingan pertama dari handheld yang dibantu oleh moBlog.

Recover Vista di HP dx2700

Komputer tanpa sengaja mati saat memasang speaker. Setelah dihidupkan, Windows Vista tidak dapat boot, ada pesan kesalahan bahwa ada file yang hilang (lupa nama file nya).

Coba recover (aing lihat laptop merk HP juga ada fitur ini), tapi ga jadi karena ternyata hal itu akan menghapus harddisk untuk kemudian diisi data seperti yang tersimpan di recovernya. Hm… Bukan pilihan yang tepat untuk komputer kantor, apalagi komputer yang dipakai bos.

Trial and error lagi, malah tambah error. Malah BOOTMGRnya ikut hilang, alamak

Setelah searching2 di gudang, nemu juga tu DVD Recovery sama DVD Windows Vista nya. Ternyata tatacaranya rada aneh.

  • Masukkan DVD Recovery, tunggu sampai ada perintah selanjutnya
  • Masukkan DVD Windows Vista
  • Setelah masuk ke instalasi Windows Vista, pilih repair your windows, tunggu beberapa saat dan Windows sudah mendeteksi kerusakan. 3N (Next, Next, Next) dan Vista sudah diperbaiki.

    Namun setelah reboot, Vistanya memang bisa dimasuki, namun semua aplikasi tidak dapat dibuka. Saat mencoba instal aplikasi juga tidak bisa (ada pesan kesalahan berbunyi: “bla-bla-bla”, intinya ga bisa lah).

    Yah, nasib… kalau begini harus coba recover menggunakan program bawaan komputer, tapi semua data harus diselamatkan dulu.

    Ugh, adakalanya i hate Windows. Tapi biar bagaimanapun Windows sudah mengantarkan sampai di sini. Kemudahannya membuat semua orang bisa mengoperasikan komputer.